Bapenda Gorontalo Tingkatkan Keahlian Demi Dongkrak Pendapatan Lewat ToT

Bapenda Gorontalo Tingkatkan Keahlian Demi Dongkrak Pendapatan Lewat ToT



Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Gorontalo mengambil langkah tegas dalam mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD). Lembaga ini mengumpulkan puluhan petugas dari berbagai wilayah untuk mengikuti program Training of Trainer (ToT) khusus bidang pemeriksaan dan penagihan. Langkah ini bertujuan mengasah keterampilan Aparatur Pajak Daerah Gorontalo agar lebih tajam dalam memungut kewajiban masyarakat.

Sebanyak 40 abdi negara hadir memenuhi ruangan pelatihan sejak hari Senin hingga Jumat mendatang. Mereka mewakili Bapenda tingkat provinsi, Kota Gorontalo, Kabupaten Gorontalo, serta Badan Keuangan dari Pohuwato, Boalemo, Bone Bolango, hingga Gorontalo Utara. Pertemuan lintas wilayah ini menunjukkan keseriusan pemerintah dalam membentuk sistem pengelolaan keuangan yang profesional dan saling terhubung.

Pemerintah Provinsi Gorontalo menggandeng Tim SKALA dalam merancang agenda penting ini. Tim kerja sama Indonesia dan Australia ini menyokong penguatan sumber daya manusia lokal. Balai Pendidikan dan Pelatihan Keuangan regional Sulawesi dan Maluku Utara bersama Badan Kepegawaian daerah juga ikut memfasilitasi jalannya acara.

Aparatur Pajak Daerah Gorontalo Serap Ilmu Langsung dari Pakar



Pusat Pendidikan dan Pelatihan Kementerian Keuangan Republik Indonesia mengirimkan instruktur ahli untuk menggembleng para peserta. Kepala Kantor Wilayah DJPb Provinsi Gorontalo juga memberikan materi khusus bertajuk "Taxing Power: Pajak Daerah dan Retribusi Daerah." Sekretaris Daerah Provinsi Gorontalo, Sofian Ibrahim, membuka pertemuan bergengsi ini secara resmi. Ia meminta seluruh peserta menyerap ilmu sebanyak mungkin demi keadilan dan transparansi pengelolaan kas daerah.

"Melalui kegiatan ini, saya berharap seluruh peserta dapat mengimplementasikan pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh dalam pelaksanaan tugas di daerah masing-masing, sehingga mampu memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan kinerja pendapatan daerah," Senin (20/04/2026).

Kepala Bapenda Provinsi Gorontalo, Danial Ibrahim, turut membagikan pandangannya mengenai program ini. Ia menganggap acara ToT berperan sebagai strategi besar untuk merombak cara kerja petugas penagihan. Ia ingin Aparatur Pajak Daerah Gorontalo terus mengedepankan integritas tinggi saat bertugas di lapangan.

"Kegiatan ini bukan sekadar pelatihan, tetapi merupakan langkah strategis dalam membangun aparatur pajak daerah yang profesional, berintegritas, dan berbasis kompetensi. Kami ingin memastikan setiap potensi pajak daerah dapat tergali secara optimal melalui pemeriksaan yang berkualitas dan penagihan yang efektif,"

Danial kembali menekankan pentingnya kualitas pegawai dalam menekan angka kebocoran setoran rakyat. Ia meyakini kemampuan petugas yang mumpuni akan memicu kepatuhan masyarakat dalam membayar kewajiban mereka.

"Dengan aparatur yang kompeten, kita tidak hanya meningkatkan penerimaan daerah, tetapi juga membangun kepercayaan publik terhadap pengelolaan pajak yang transparan dan akuntabel. Ini merupakan bagian dari komitmen kami dalam mewujudkan kemandirian fiskal daerah,"

Aparatur Pajak Daerah Gorontalo Wujudkan Tata Kelola Mandiri

Inisiatif Bapenda ini mendukung arah pembangunan Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail dan Wakil Gubernur Idah Syahidah Rusli Habibie. Kedua pemimpin daerah tersebut memegang cita-cita tinggi untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang mengutamakan pelayanan masyarakat terbaik.

Bapenda Provinsi Gorontalo terus memacu para pemeriksa dan penagih untuk beradaptasi dengan perubahan zaman. Lembaga ini berharap program pelatihan semacam ini sanggup melahirkan agen perubahan yang memegang peranan krusial. Para lulusan ToT ini memikul tanggung jawab besar untuk membawa wilayah mereka mencapai kemandirian finansial yang kokoh pada masa mendatang.

Penulis: Kaf

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama