Diet Cristiano Ronaldo Anti Susu Sapi Demi Fisik Bugar

Diet Cristiano Ronaldo Anti Susu Sapi Demi Fisik Bugar



momongulipu.online - Bintang sepak bola dunia menjaga kondisi fisiknya tetap prima meski usianya menginjak 41 tahun. Mantan koki pribadinya, Giorgio Barone, baru saja membongkar rahasia Diet Cristiano Ronaldo yang ternyata sangat ketat dan menghindari konsumsi produk susu.

Sang legenda Manchester United ini selalu mempertahankan bentuk tubuh ideal sepanjang kariernya. Ia melakukan berbagai cara ekstrem termasuk menjalani terapi oksigen hiperbarik dan masuk ruang krioterapi untuk menunjang performa tingginya di lapangan hijau.

Eks pemain Al-Nassr tersebut juga menunjukkan kebenciannya terhadap minuman manis secara terang-terangan. Ia pernah menggeser botol Coca Cola saat menghadiri konferensi pers Euro 2020. Kini, Barone membeberkan menu makanan harian sang pemain.

Diet Cristiano Ronaldo Menjadi Resep Kesuksesan Fisik

Barone menilai asupan makanan sang megabintang sangat seimbang dan menyehatkan.

"Diet Cristiano Ronaldo sangat seimbang. Ia memakan sedikit dari semua jenis makanan tetapi selalu menyehatkan." (23/04/2026)

Ia menjelaskan detail menu sarapan sang atlet yang sangat bersih dari pemanis buatan.

"Memulai sarapan, ia mengonsumsi alpukat bersama kopi, telur, dan tanpa gula. Benar-benar tanpa gula."

Saat siang hari, sang penyerang memilih sumber protein tanpa mencampur karbohidrat olahan pabrik.

"Makan siang bisa berupa olahan ayam, ikan, dan selalu sayuran. Jika ia membutuhkan karbohidrat, ia mendapatkannya melalui sayuran, sehingga ia tidak membutuhkan makanan dari bahan tepung. Tidak ada menu seperti pasta, roti, maupun jenis karbohidrat olahan lainnya."

Menjelang malam, ia mengonsumsi makanan ringan yang tetap kaya akan gizi tinggi.

"Menjelang malam, ia memakan hidangan ringan, biasanya ikan atau daging dalam bentuk filet. Menu ini selalu berdampingan dengan sayuran."

Diet Cristiano Ronaldo Tolak Susu Karena Aturan Alam

Barone menyebut sang pemain menghindari susu karena minuman tersebut tidak normal bagi manusia dewasa.

"Tidak ada susu sapi. Manusia menjadi satu-satunya makhluk yang meminum susu dari hewan lain. Tidak ada hewan lain meminum susu setelah melewati usia tiga bulan."

Ia memberikan perbandingan anatomi hewan yang langsung berhenti menyusu setelah melewati masa bayi.

"Anak sapi tidak meminum susu setelah berusia tiga bulan. Hewan tidak meminum susu dari hewan lain. Hal tersebut tidak terjadi di alam liar."

Sang koki mengkritik kebiasaan manusia yang terus minum susu sapi sampai memasuki usia tua.

"Hanya umat manusia yang terus meminum susu hingga mencapai usia 30, 40, 50, 60 tahun dan menurut pandangan saya hal itu salah."

Ia menegaskan manusia seharusnya mengikuti hukum alam seperti hewan mamalia lainnya.

"Kita menyusu dari ibu kita, sama seperti anjing, serigala, sapi, dan keledai. Hal itu normal. Setelah melewati masa bayi, tindakan itu tidak normal. Hal itu menentang hukum alam."

Barone memiliki pandangan berbeda dari kebiasaan bintang Manchester City, Erling Haaland. Haaland justru rutin menenggak susu mentah serta memakan organ dalam seperti hati dan jantung sapi.

Meski begitu, Barone menyetujui konsumsi organ dalam hewan tersebut karena memiliki kandungan gizi super.

"Saya menyetujui [diet Erling Haaland] memakan organ dalam. Hati, jantung, dan otak semuanya merupakan makanan sehat. Bahan-bahan itu adalah makanan super."

Ia mengungkapkan Ronaldo juga menyukai hati sapi sebagai asupan penambah zat besi.

"Cristiano juga menyukai hati sapi. Saya sangat menyukainya. Organ itu sangat kaya zat besi dan memegang peran penting dalam diet, jadi untuk konsumsi organ dalam, saya setuju, tetapi tidak untuk susu sapi."

Saat ini, Ronaldo bersiap memimpin Timnas Portugal berlaga dalam ajang Piala Dunia 2026 yang berlangsung di wilayah Amerika Utara. Turnamen bergengsi ini menjadi panggung terakhirnya membela bendera tim nasional.

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama